Sab. Agu 1st, 2026

Tiga Rumah Ambruk di Kertak Hanyar, Pemuda 19 Tahun Meninggal Saat Berupaya Selamatkan Adiknya

Peristiwa Tragis di Komplek Fadillah Perdana 5 Blok E, Desa Belayung Baru, Kabupaten Banjar, Menyebabkan Tiga Rumah Berderet Roboh. Seorang Pemuda Berusia 19 Tahun Dilaporkan Meninggal Dunia Setelah Diduga Berusaha Menyelamatkan Adiknya, Sementara Tujuh Orang Lain Mengalami Luka-Luka. Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Pasti Ambruknya Bangunan.

KABUPATEN BANJAR – NusaKhatulistiwa.com

Suasana duka menyelimuti Komplek Fadillah Perdana 5 Blok E, Desa Belayung Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, setelah tiga unit rumah berderet ambruk pada Sabtu (25/7/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pemuda berusia 19 tahun meninggal dunia. Berdasarkan informasi awal yang beredar di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan nyawa saat berupaya menyelamatkan adiknya ketika bangunan mulai roboh.

Selain korban meninggal dunia, sedikitnya tujuh orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Sejumlah foto dan video dari lokasi memperlihatkan kerusakan cukup parah. Material bangunan berupa atap, dinding, rangka baja ringan, hingga perabotan rumah tangga tampak bertumpuk di atas puing-puing bangunan. Garis polisi telah dipasang mengelilingi area guna mengamankan lokasi kejadian.

Petugas kepolisian bersama tim gabungan segera melakukan evakuasi terhadap para korban serta mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Kertak Hanyar yang berada di lokasi menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengetahui penyebab pasti ambruknya tiga rumah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab runtuhnya bangunan masih dalam proses penyelidikan. Aparat belum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai faktor yang menyebabkan insiden tersebut.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan segera melakukan pendataan terhadap kerusakan dan memberikan bantuan kepada para korban terdampak.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kondisi konstruksi bangunan, terutama pada kawasan permukiman padat, guna meminimalkan risiko terjadinya bencana serupa di kemudian hari.

NusaKhatulistiwa.com masih menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian maupun instansi teknis terkait mengenai penyebab ambruknya bangunan dan perkembangan penanganan para korban. Hingga saat ini, seluruh informasi mengenai penyebab kejadian masih bersifat awal dan akan diperbarui setelah ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *