Ming. Agu 2nd, 2026

Tragedi KKN di Tanah Bumbu: Tujuh Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Jalur Batulicin–Banjarbaru, Polisi Selidiki Penyebab Pasti

Rombongan Mahasiswa KKN yang Hendak Berwisata Terlibat Tabrakan dengan Truk Tangki BBM di Jalan Bypass Batulicin–Banjarbaru. Data Sementara Menyebut Tujuh Korban Meninggal Dunia dan Seorang Korban Mengalami Luka-Luka. Aparat Kepolisian Masih Melakukan Olah TKP dan Penyelidikan untuk Mengungkap Kronologi serta Penyebab Kecelakaan.

TANAH BUMBU – NusaKhatulistiwa.com

Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut banyak korban jiwa kembali mengguncang Kalimantan Selatan. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Jalan Bypass Batulicin–Banjarbaru, wilayah Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan, kecelakaan tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan.

Suasana duka tampak menyelimuti ruang instalasi jenazah rumah sakit. Sejumlah kantong jenazah berwarna oranye berjajar di lantai ruang forensik, sementara keluarga korban, petugas medis, serta aparat kepolisian tampak berada di lokasi untuk melakukan proses identifikasi dan penanganan korban.

Korban Berasal dari Mahasiswa KKN dan Sopir Truk

Data sementara menyebutkan para korban meninggal terdiri atas:

  • Dua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM);
  • Tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU);
  • Seorang sopir truk tangki BBM;
  • Seorang anggota Karang Taruna.

Sementara seorang korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis.

Identitas lengkap para korban masih menunggu penyampaian resmi dari aparat kepolisian dan pihak keluarga.

Diduga Dalam Perjalanan Menuju Lokasi Wisata

Informasi yang berkembang menyebutkan rombongan mahasiswa KKN tersebut berasal dari Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang. Mereka dilaporkan sedang melakukan perjalanan menuju kawasan wisata Sungai Alut di Kecamatan Mantewe untuk berwisata ketika kecelakaan terjadi.

Namun demikian, informasi mengenai tujuan perjalanan tersebut masih bersifat awal dan belum menjadi keterangan resmi penyidik.

Kendaraan Mengalami Kerusakan Berat

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah mobil pikap berwarna hitam yang disebut merupakan kendaraan operasional Pemerintah Desa Batulicin Irigasi mengalami kerusakan sangat parah pada bagian depan akibat benturan keras.

Di lokasi yang sama terlihat sebuah truk tangki BBM berwarna biru mengalami kerusakan di bagian depan dan berhenti di tepi jalan.

Besarnya kerusakan pada kedua kendaraan mengindikasikan benturan yang terjadi cukup keras sehingga mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Proses olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, pendataan korban, serta pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang terlibat masih berlangsung.

Belum terdapat keterangan resmi mengenai faktor penyebab kecelakaan, apakah dipicu oleh kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, kondisi jalan, maupun faktor lainnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab peristiwa tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang akan disampaikan kepada publik.

Duka Mendalam

Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa terbanyak di Kalimantan Selatan dalam beberapa waktu terakhir. Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, pemeriksaan kelayakan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

NusaKhatulistiwa.com akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan menyampaikan informasi terbaru setelah terdapat keterangan resmi dari Kepolisian maupun instansi terkait.

Catatan Redaksi: Seluruh informasi mengenai jumlah korban, identitas, serta kronologi dalam pemberitaan ini masih berdasarkan data sementara yang beredar dan keterangan awal dari berbagai sumber. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Kepolisian. NusaKhatulistiwa.com tetap mengedepankan asas akurasi, verifikasi, dan praduga tak bersalah dalam setiap pemberitaan.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *