Banjarmasin, NusaKhatulistiwa.com – Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari kembali mencatat sejarah akademik melalui pelaksanaan Yudisium Pascasarjana ke-XXVI Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025. Sebanyak 207 lulusan resmi dikukuhkan dalam sidang senat terbuka yang berlangsung megah di aula utama kampus, Sabtu (29/11/2025).

Momentum tahun ini terasa istimewa, terlebih dengan capaian akademik luar biasa dari peserta Yudisium Program Magister Hukum, Rojali Rahman, S.Hut., M.H., yang meraih IPK sempurna 4,00. Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari pimpinan Pascasarjana atas dedikasi akademik dan kontribusi riset yang dihasilkan selama masa studi.

207 Lulusan Resmi Dinyatakan Lulus: Komposisi Lengkap per Program Studi
Dalam laporan resmi Pascasarjana UNISKA, total lulusan sebanyak 207 orang terdiri atas:
Magister Hukum (MH) : 29 orang
Magister Manajemen (MM) : 94 orang
Magister Pendidikan : 47 orang
Magister Komunikasi : 17 orang
Magister Administrasi Publik (MAP) : 15 orang
Magister Peternakan : 5 orang
Kehadiran berbagai disiplin ilmu ini menunjukkan kekuatan Pascasarjana UNISKA dalam mengembangkan SDM unggul di berbagai bidang strategis.

Prestasi Akademik: Rojali Rahman Raih IPK 4,00 dan Hadirkan Karya Ilmiah Bereputasi
Sebagai salah satu lulusan terbaik dari Program Magister Hukum, Rojali Rahman mencatat sederet luaran penelitian dan publikasi bereputasi yang dipresentasikan pada prosesi yudisium, antara lain:
- Peranan Mediator dalam Penerapan Restorative Justice pada sistem peradilan pidana (SINTA 4)
- Kajian Perlindungan Hukum terhadap Perusahaan yang Menerapkan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Studi Kalimantan Tengah) – SINTA 4
- Handling of Minor Crimes of Theft in Oil Palm Plantations – SINTA 3
- Penyuluhan tentang Regulasi Kerja Sama Internasional untuk UMKM – SINTA 6
- Law Certainty for Farmers and Oil Palm Plantations in Forest Areas Post-Omnibus Law – Prosiding Internasional
Karya akademik ini dipandang memberi kontribusi riil terhadap isu lingkungan, hukum agraria, keadilan restoratif, serta perumusan kebijakan sektor perkebunan dan UMKM.
Prosesi Yudisium Berlangsung Khidmat, Pimpinan Pascasarjana Berikan Apresiasi
Ruang aula Pascasarjana disusun dengan protokol akademik resmi. Pimpinan universitas, para ketua program studi, serta senat akademik duduk di meja kehormatan untuk memimpin proses pengukuhan. Rangkaian bunga, layar presentasi besar, dan karpet merah menciptakan suasana akademik yang megah dan berwibawa.
Dalam sambutannya, pimpinan Pascasarjana menegaskan:
“Lulusan Pascasarjana UNISKA harus menjadi motor perubahan yang mengedepankan integritas, profesionalisme, dan nilai-nilai keislaman. Gelar magister adalah amanah, bukan sekadar pencapaian akademik.”
Apresiasi khusus disampaikan kepada para lulusan terbaik yang dinilai mampu menunjukkan konsistensi akademik tinggi dan kontribusi nyata dalam riset.
Program Studi Berperan Besar Menghasilkan SDM Strategis di Kalimantan
Dengan jumlah lulusan mencapai 207 orang, Pascasarjana UNISKA mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi pascasarjana terbesar dan paling produktif di Kalimantan.
Setiap program studi membawa peran strategis:
Magister Pendidikan memperkuat kualitas tenaga pendidik
Magister Manajemen melahirkan pemimpin bisnis dan birokrat modern
Magister Komunikasi mendukung perkembangan industri media dan komunikasi digital
Magister Administrasi Publik memperkuat kapasitas tata kelola pemerintahan
Magister Peternakan mendukung ketahanan pangan dan pengembangan agribisnis
Magister Hukum mencetak ahli hukum dan penggerak reformasi bidang keadilan
NusaKhatulistiwa.com: UNISKA Terus Tunjukkan Kualitas Pascasarjana Berkelas Regional
Melalui prosesi Yudisium ke-XXVI, UNISKA menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam modern yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Jumlah lulusan yang besar, prestasi akademik tinggi, serta kualitas riset yang dihasilkan menunjukkan bahwa UNISKA semakin menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan di Bumi Kalimantan.
NusaKhatulistiwa.com akan terus mengikuti perkembangan dunia pendidikan tinggi, inovasi akademik, serta kiprah para lulusan dalam kontribusi nyata mereka terhadap masyarakat.

