Ming. Jan 18th, 2026

Sorotan Dana Hibah & Relasi Kekuasaan: Ayah Diperiksa Kejati, Anak Kelola 41 Dapur MBG di Sulsel

Sulawesi SelatanNusaKhatulistiwa.com, Pemeriksaan terhadap Yasir Machmud oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan terkait dugaan dana hibah Rp17,5 miliar (TA 2024) membuka ruang diskusi publik yang lebih luas: bagaimana negara memastikan akuntabilitas dana publik saat program sosial bersinggungan dengan relasi keluarga pejabat? Pada saat yang sama, putrinya, Yasika Aulia Ramadhani, mengelola 41 SPPG/Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulsel—program yang bertujuan menekan stunting.

Di bawah ini, kami sajikan narasi interaktif agar pembaca dapat menilai fakta, konteks, dan implikasinya secara utuh.


🧭 PETA ISU (Ringkas & Interaktif)

  • Apa yang diperiksa? Alur penyaluran, peruntukan, dan pertanggungjawaban dana hibah APBD 2024.
  • Siapa yang terlibat? Pejabat publik (ayah) & pengelola program sosial (anak).
  • Mengapa penting? Potensi konflik kepentingan dan kepercayaan publik.

Polling Pembaca (klik & pilih):
🔘 Perlu audit independen terbuka
🔘 Cukup proses hukum berjalan
🔘 Keduanya wajib


⏱️ LINIMASA PERISTIWA

  • TA 2024 — Dana hibah disalurkan.
  • Akhir 2025 — Program MBG berkembang di Sulsel (41 SPPG).
  • Awal 2026 — Kejati Sulsel memeriksa Yasir Machmud.
  • Saat ini — Pendalaman bukti & klarifikasi (praduga tak bersalah tetap berlaku).

Tanya Pembaca: Menurut Anda, apakah waktu pemeriksaan yang berdekatan dengan ekspansi program sosial berpengaruh pada persepsi publik?


🔍 APA KATA ATURAN? (Cek Cepat)

  • Dana Hibah wajib tepat sasaran, terdokumentasi, dan diaudit.
  • Etika Publik menuntut pemisahan tegas jabatan dengan aktivitas keluarga.
  • Transparansi adalah prasyarat legitimasi program sosial.

Checklist Transparansi:
☑️ Dokumen penerima hibah
☑️ Audit berkala
☑️ Publikasi laporan
☐ (Lengkapi bila belum)


🍽️ PROGRAM MBG: MANFAAT VS TANTANGAN

Manfaat: akses gizi anak, pengurangan stunting, dampak sosial cepat.
Tantangan: tata kelola, pengawasan, dan persepsi konflik kepentingan.

Kotak Diskusi:
Apakah pengelolaan MBG oleh yayasan keluarga pejabat perlu firewall (pembatas) kebijakan? Tulis pendapat Anda.


🧑‍⚖️ PRADUGA TAK BERSALAH & KEPASTIAN HUKUM

Kejaksaan menegaskan proses masih berjalan. Semua pihak diperlakukan setara di hadapan hukum. Publik diminta menunggu hasil resmi.

Kuis Cepat:
Praduga tak bersalah berarti:
A) Bebas dari pemeriksaan
B) Tidak boleh dikritik
C) Belum dinyatakan bersalah sebelum putusan


📊 REKOMENDASI KEBIJAKAN (Edukasi Publik)

  1. Audit Independen Terbuka untuk dana hibah & program sosial.
  2. Disclosure relasi keluarga pada proyek publik.
  3. Dashboard Publik realisasi anggaran & dampak program.
  4. Kode Etik Diperketat bagi pejabat dan keluarga inti.

Setuju/Tidak? Beri reaksi Anda 👍👎


📣 APA SELANJUTNYA?

  • Menanti hasil pemeriksaan Kejati Sulsel.
  • Evaluasi tata kelola hibah & MBG.
  • Penguatan kepercayaan publik lewat transparansi.

Partisipasi Anda penting. Kirim pertanyaan, opini, atau data pendukung ke redaksi NusaKhatulistiwa.com. Artikel ini akan diperbarui seiring perkembangan resmi.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *